Ilmu ekonomi modal dengkul ? Jangan mencarinya di silabus sekolah bisnis atau perguruan tinggi top di negeri ini. Namun setiap tahun ribuan bahkan ratusan ribu orang menjadi pengusaha modal dengkul yang mendaftarkan diri dan membanting tulang mengikuti kursus dengan rencana studi pribadi ini. Laboratoriumnya mereka adalah perusahaan-perusahaan modal dengkul yang dimulai dengan harapan-harapan tinggi dan kocek tipis.
Ujiannya datang cepat dan bertubi-tubi, seraya menguji keterampilan-keterampilan mengenai bagaimana melahirkan suatu perusahaan dengan modal modalnya sedikit dan membuatnya tetap bertahan hidup. Uang kuliahnya ? Kesediaan untuk bekerja keras dan melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Empat diantara lima mahasiswa akan gugur. Lulusan tak pernah menerima ijazah, tetapi memang memiliki perusahaan yang sukses. Motto kelas itu : “Siapa yang membutuhkan uang tunai ?”
Tulisan diatas saya ambil dari buku yang menurut saya wajib dibaca jika ingin menjadi seorang wiraswasta dengan keterbatasan modal, koneksi dan lainnya. Judul buku tersebut :
modal dengkul
memulai usaha dengan dana yang sangat terbatas. Petunjuk bagi anda yang memiliki semangat tinggi dalam berwiraswasta.
Oleh : Arnold S. Goldstein, Ph.D
Penerbit MItra Utama Jakarta
Buku ini saya beli sudah lama, waktu saya di Jakarta, belinya di Gramedia, ngga tau kalo sekarang masih ada. Buku yang saya beli ini cetakan ke 3 tahun 2003. Banyak contoh kasus dan cara-cara yang dapat digunakan untuk memulai usaha modal dengkul, saya saja mendapatkan inspirasi memulai usaha modal dengkul saya dari buku ini seperti usaha modal dengkul yang pernah saya tulis sebelumnya. Buku ini cukup sederhana bahasanya sehingga mudah untuk dicerna (kayak makanan aja) yang penting tergantung kita untuk berimprovisasi dengan dunia nyata yang kita hadapi.
Cuma satu pesan yang saya suka dari buku ini, tidak perduli bagaimana keadaan anda, tidak perduli seberapa banyak buku motivasi yang anda baca, tidak perduli seberapa banyak seminar usaha atau kekayaan yang anda ikuti dan tidak perduli seberapa tingkat pendidikan anda, semuanya itu sia-sia jika anda tidak bertindak sekarang. Intinya JUST DO IT
Ayo berwirausaha, jadilah pengusaha-pengusaha tangguh yang dimulai dari bawah, bukan pengusaha-pengusaha pengemis (opo maksudne)







{ 2 comments… read them below or add one }
*liat kanan kiri*
Pertamaaxxx solaaarrrr!!!
setuju bos, kita berwira usaha, tapi kalo modal lendir ada gak ya :ngacir:
baladikas last blog post..Telkomsel Flash Unlemoted!!
*liat atas bawah*
Keduaxxx
modal lendir ada … ntar saya pm