Bisnis offline dengan modal dengkul part 2 (lanjutan)
Setelah merangkai kalimat di kertas buram dan menonton klip video musik POD, saya akan melanjutkan kisah bisnis offline saya yang kedua dengan modal dengkul. Bisnis offline saya yang kedua ini adalah sebagai agen titipan kilat (kurir). Ide ini berawal ketika saya ingin mengirim suatu paket ke teman saya di jakarta. Waktu itu di di sekitar rumah saya belum ada agen titipan kilat, saya harus pergi ke kios titipan kilat yang cukup jauh dari rumah saya. Sehingga menimbulkan ide bagi saya, bagaimana kalo saya yang membuka agen titipan kilat di lingkungan saya, karena jika dilihat dari prospeknya di lingkungan saya cukup menjanjikan.
Kemudian saya berpikir bagaimana caranya menjadi agen titipan kilat, karena saya tidak memiliki tempat yang strategis dan juga saya cuma punya anggaran modal 3 juta rupiah untuk memulai usaha tersebut. (ngga mungkin dengan modal segitu buat sewa tempat). Bagaimana caranya ? Saya mulai melakukan survey dilingkungan saya dan melihat tempat yang bisa digunakan untuk memulai usaha tersebut, setelah bolak-balik kayak setrika untuk mencari tempat, tiba-tiba saya mendapatkan wangsit ide
, Kenapa saya mendapatkan ide ? karena saya melihat ada sebuah Wartel yang tempatnya cukup strategis. Kenapa Wartel ? Karena wartel telah menyediakan apa yang dibutuhkan untuk memulai bisnis agen titipan kilat. Apa saja yang telah tersedia di wartel ? Yang telah tersedia diwartel adalah tempat, karena setiap wartel pasti berada di lokasi strategis, kemudian yang kedua adalah karyawan wartel tersebut dapat lebih di berdayagunakan sebagai karyawan agen titipan kilat. Yang ketiga daya tidak perlu mengeluarkan biaya-biaya seperti biaya listrik, biaya kebersihan dll karena saya cuma numpang aja
Saya kemudian mendatangi pemilik wartel tersebut dan menjelaskan kepadanya kalo saya mau menjalin kerjasama dengan dia untuk membuka agen jasa titipan kilat tersebut. Saya menjelaskan kepada dia kalo saya ingin membuka agen titipan kilat ditempatnya tapi saya tidak mau menyewa bagian dari wartelnya tetapi saya menawarkan bagi hasil dengan dia sebesar 50-50, kemudian saya menjelaskan kalo karyawannya bisa digunakan sebagai karyawan agen titipan kilat dan akan diberikan gaji tetapi hanya sebesar 25% dari gaji yang diberikan wartel dan yang lain tidak ada biaya-biaya lainnya, ngga tau kenapa dia setuju
, kemudian saya meminta dia membuat perjanjian pakai materai kalo kerjasama ini berlaku selama 5 tahun (biar ada kepastian) Setelah urusan tempat beres saya mendatangin salah satu perusahaan titipan kilat di kota saya dan kemudian mendaftar menjadi agen titipan kilat.
Perincian usaha agen titipan kilat :
Biaya menjadi agen dan biaya lain-lain : Rp. 2 juta
Biaya perlengkapan, biaya promosi (brosur+spanduk) : Rp. 1 juta rupiah
Keuntungan menjadi agen titipan kilat diperoleh dari komisi sebesar 2% s/d 5% dari jumlah biaya titipan kilat yang dibayar pelanggan. Misalnya biaya mengirim paket ke jakarta Rp. 50.000, komisi yang didapat sebesar 3%, jadi komisi diperoleh agen sebesar Rp. 1.500.
Bulan pertama beroperasi saya mendapatkan penghasilan Rp 500.000 rupiah setelah dipotong biaya gaji karyawan (biaya gaji ini ngga besar, karena gaji utama karyawan ini dari wartel, saya hanya memberi gajinya sebesar 25% dari gaji yang diterima karyawan tersebut dari wartel), biaya lain-lain (seperti biaya kertas, alat tulis, lem, dll) sebesar Rp. 100.000 dan bagi hasil dengan pemilik wartel sebesar Rp. 500.000,-
Enam bulan kemudian setelah agen titipan kilat saya yang pertama sukses, keuntungan dari “oulet” agen titipan kilat saya yang pertama saya gunakan untuk membuka outlet kedua hingga yang kelima dan tempatnya tidak lagi dilingkungan saya, tetapi saya mencari wartel di sekitar kampus, perkantoran, yang penting lokasi wartel tersebut strategis dan si pemilik wartel mau diajak kerjasama. Caranya sama seperti saya membuka agen titipan kilat saya yang pertama.
Kalo ditanya sekarang berapa penghasilan saya menjadi agen titipan kilat adalah rahasia
Sekian dulu dan terimakasih
*ngga perlu kabur lagi*
ps.
- Untuk menjadi agen titipan kilat, baik persyaratan, perlengkapan dan lain-lain silahkan hubungin perwakilan perusahaan titipan kilat di daerah anda.
- Badan usaha yang saya gunakan UD (usaha dagang)
- Maaf, kalo tata bahasanya jelek
- Sampai jumpa di bisnis offline dengan modal dengkul episode 3
Tags: Bisnis Offline, modal dengkul
This entry was posted on Wednesday, July 9th, 2008 at 4:28 am and is filed under Bisnis Offline. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.
July 13th, 2008 at 7:07 am
motivasi nih
Bambosi, postingan terakhir anda adalah ==> Gak Pernah Update Blog
July 14th, 2008 at 2:36 pm
bisnis offline yg hasilnya menggiurkan apaan ya?
rakadewa, postingan terakhir anda adalah ==> Info Basi Tapi Berguna
July 16th, 2008 at 5:43 pm
itu perusahaan agen titipan kilatnya apaan om..:?: terus sama nggak perusahaan titipan kilat nya sama perusahan yang sering om gunain buat ngirim ke jakarta. menarik juga nih haduhh om be-mine tokcer nih otaknya
pandi merdeka, postingan terakhir anda adalah ==> Tidak ada free shoutbox di blog
July 20th, 2008 at 4:00 pm
Perasaan dari kemaren bos nulis artikel pasti ada istilah modal dengkul nya, kapan modal lendir bos
baladika, postingan terakhir anda adalah ==> Mistis Masih menjual
July 23rd, 2008 at 5:59 pm
@Bambosi
Boleh sebagai motivasi
@rakadewa
Bisnis yang menggiurkan is bisnis lendir kayaknya
@pandi merdeka
Perusahaan titipan kilat yang “itu” pasti tau
@baladika
Yang tinggal hanya cuma dengkul, lendirnya dah habis
makanya sekarang cuma punya modal dengkul
August 15th, 2008 at 8:33 pm
Dinamic Persuasion | Be-Mine says:[...] yang memulai usaha dengan modal orang lain dan modal orang lain lagi, milik orang lain , dan tempat usaha orang lain
. Untuk mendapatkan sumber daya tersebut dibutuhkan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain [...]
January 29th, 2009 at 12:31 pm
modal dengkul aja dapet duit gimana kalo modal atas dengkul pasti lebih banyak hasilnya
April 27th, 2009 at 5:18 pm
keren. jadi motivasi buat saya.
May 21st, 2009 at 11:23 am
jadi penasaran ama si Abang nih, lokasinya di kota mana Bang?
July 19th, 2009 at 2:55 pm
kalo liat postingan ini sih… bukan cuma modal dengkul tp modal fikir juga….. kreatip n pandai liat peluang…
October 22nd, 2009 at 8:29 am
Gila.. idenya ada2 aja. bos kalo ada yang baru kasih saran ya
November 4th, 2009 at 2:48 am
Subhaanalloh, bisa menambah wawasan buat saya….
November 11th, 2009 at 3:30 pm
ditunggu dengkul episode 3 nya yaa.. he
January 2nd, 2010 at 7:17 pm
hm…. bagus juga idenya.. saya tunggu periode opss salah episode berikutnya..
kalo gak salah saya baca tadi anda di medan yah… sama dong. hehe
Saya juga merintis usaha modal seadanya.. mohon sharenya..
lam kenal deh…